Keamanan dana & data
Semang mencatat uangmu. Semang tidak pernah memegangnya.
Pemilik kost menyerahkan dua hal paling sensitif ke sebuah aplikasi: uang sewa dan data penghuninya. Halaman ini menjelaskan persis apa yang kami lakukan dengan keduanya, dan apa yang tidak.
Tidak memegang uangmu
Tidak ada saldo yang menginap di Semang dan tidak ada pencairan yang perlu kamu tunggu. Dananya memang tidak pernah singgah di sini.
Tidak menjual datamu
Data kost dan penyewa dipakai untuk menagih dan mencatat. Bukan untuk iklan, dan tidak dibagikan demi kepentingan komersial pihak lain.
Tidak menyandera datamu
Berhenti berlangganan tidak menghapus apa pun, dan semua catatan bisa diekspor kapan saja ke CSV atau Excel.
Tiga perhentian, dan Semang bukan salah satunya
Pembayaran penyewa berjalan lewat sub-akun Xendit atas namamu sendiri, lalu diselesaikan ke rekening yang kamu daftarkan. Semang hanya menerima pemberitahuan bahwa pembayarannya terjadi, lalu menulis catatannya.
01
Penyewa membayar
QRIS, virtual account, atau e-wallet, dengan nominal yang sudah pasti. Data pembayarannya diisi di halaman Xendit, tidak melewati Semang.
02
Sub-akun Xendit milikmu
Sub-akun itu terdaftar atas namamu, bukan atas nama Semang. Pembagian dana diatur otomatis di sana.
03
Rekening bankmu
Rekening yang kamu daftarkan sendiri. Semang tidak bisa menahan, mengalihkan, atau menunda dana yang menuju ke sana.
Tanpa markup ke penyewa
Biaya transaksi Xendit tidak kami bebankan sebagai tambahan di halaman pembayaran — aturan Bank Indonesia memang melarangnya.
Tanpa komisi dari sewa
Pendapatan Semang hanya dari langganan per kamar terisi. Berapa pun sewa yang masuk, potongannya tetap nol.
Tanpa berkas yang menumpuk
Kuitansi disusun saat tautannya dibuka, langsung dari data tagihan. Tidak ada gambar atau PDF yang kami simpan.
Dua daftar yang sebaiknya kamu pegang
Yang tidak akan kami lakukan
- Menahan dana sewamu sebelum dicairkan
- Memotong komisi dari uang sewa yang masuk
- Menambahkan biaya transaksi ke tagihan penyewa
- Menjual atau menyewakan data kost dan penyewa
- Mengunci datamu saat kamu berhenti berlangganan
- Mengirim pesan promosi ke nomor penyewamu
Yang selalu berlaku
- Sewa masuk langsung ke rekeningmu
- Data kostmu terpisah dari kost lain, dikunci di tingkat basis data
- Halaman tanpa login dibuka lewat tautan bertoken acak yang ada masa berlakunya
- Semua catatan bisa diekspor ke CSV atau Excel kapan saja
- Akun bisa dihapus, dengan tenggang 30 hari sebelum permanen
- Pesan ke penyewa hanya berisi tagihan dan pengingat
Semang juga tidak memakai kata sandi sama sekali: masuk lewat akun Google atau kode sekali pakai ke nomor WhatsApp-mu. Kata sandi yang tidak pernah disimpan tidak bisa ikut bocor.
Penyewamu punya hak atas datanya, dan itu tidak merepotkanmu
UU PDP memberi penyewa hak untuk mengakses, memperbaiki, dan menghapus datanya. Semang dirancang supaya hak itu bisa dijalankan tanpa merusak pembukuanmu.
Penghapusan yang tidak melubangi laporan
Nama dan nomor penyewa benar-benar dikosongkan. Catatan tagihannya tetap ada, karena nama di tagihan lama adalah salinan yang dibuat saat tagihan itu terbit — seperti kuitansi kertas yang sudah tercetak.
Berhenti menerima pesan tanpa keluar dari kost
Penyewa boleh meminta berhenti dikirimi pesan. Tagihannya tetap ada dan tetap terlihat olehmu, lalu kamu menagih dengan caramu sendiri.
Persetujuan tercatat, bukan diasumsikan
Formulir isi mandiri memberi tahu penyewa untuk apa datanya dipakai, dan Semang menyimpan waktu serta versi teks yang ia setujui.
Yang tidak pernah kami minta
Foto bukti transfer, nomor rekening atau kartu penyewa, dan lokasi GPS tidak dikumpulkan sama sekali. Yang tidak ada tidak bisa bocor.
Mulai tanpa menyerahkan apa-apa dulu
Tagihan sudah bisa berangkat sebelum verifikasi identitas selesai. Data rekening baru diperlukan saat kamu ingin pembayaran online menyala.